Kepala Daerah yang Peduli: Bupati Karawang Santuni 514 Warga Miskin
Catatan Alfinkuy Media - Karawang, 18 Maret 2026 - Aula Desa Anggadita, Karawang, menjadi saksi bisu dari sebuah momen haru dan penuh kehangatan ketika Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyalurkan santunan kepada ratusan warga yang membutuhkan. Didampingi kedua putranya, kehadiran Bupati Aep bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momen penuh makna yang sarat dengan nilai emosional.
Desa Anggadita bukanlah tempat asing baginya, melainkan tanah kelahiran yang menyimpan banyak kenangan hidup. Bupati Aep mengungkapkan bahwa desa ini memiliki arti yang sangat mendalam dalam kehidupannya. Di desa inilah ia tumbuh dan belajar banyak hal tentang kehidupan, mulai dari nilai kebersamaan hingga pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 514 warga lanjut usia (jompo) yatim piatu menerima santunan. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Warga yang hadir tampak antusias sekaligus terharu atas perhatian yang diberikan langsung oleh orang nomor satu di Karawang tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. "Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk saling peduli dan berbagi. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat," ujarnya.
Bupati Aep juga berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan ditingkatkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, sehingga Karawang dapat menjadi tempat yang lebih baik untuk semua.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh Bupati Aep kepada perwakilan warga, yang disambut dengan tepuk tangan dan doa dari masyarakat. Suasana haru dan penuh kehangatan masih terasa di Aula Desa Anggadita, Karawang, hingga kegiatan berakhir.
