News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Karawang Dorong Alih Status 87 Persen Lahan Sawah Jadi LP2B, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Karawang Dorong Alih Status 87 Persen Lahan Sawah Jadi LP2B, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT. DUNIA ALFINKUY MEDIA

karawang, Catatan Alfinluy Media– Bupati Karawang Aep Syaepuloh menghadiri rapat koordinasi pembahasan alih status 87 persen Lahan Baku Sawah menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Ruang Rapat Prambanan Lantai 1, Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Rakor ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat perlindungan lahan pertanian di daerah.

Bupati hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, serta Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga keberlanjutan kawasan pangan strategis.

Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap upaya Karawang mempertahankan lahan baku sawah. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri ATR/BPN Tahun 2025, luas Lahan Baku Sawah di Kabupaten Karawang tercatat mencapai 99.737,31 hektare. Angka tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Merujuk Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018, luas LP2B di Karawang telah mencapai 87.253 hektare atau setara lebih dari 87 persen dari total LBS. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat dan menegaskan keseriusan daerah dalam melindungi kawasan tanaman pangan strategis.

Melalui rakor ini, Pemkab Karawang mendorong penguatan regulasi serta peningkatan pengawasan terhadap alih fungsi lahan sawah. Sinergi lintas pemerintah antara pusat, provinsi, dan daerah ditegaskan sebagai kunci dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif.

Ke depan, seluruh kebijakan dan langkah strategis tersebut akan diintegrasikan dalam proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang. Integrasi ini bertujuan memastikan perlindungan LP2B berjalan konsisten dan berkelanjutan, sehingga Karawang tetap menjadi lumbung pangan nasional.

Editing : Aa Alfin

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.