Turun ke Rumah Warga, Bupati Aep Sambangi Bumil Risti di Cibuaya
![]() |
| PT. DUNIA ALFINKUY MEDIA |
Karawang, Catatan Alfinkuy Media– Di tengah padatnya agenda Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Cibuaya, Rabu (6/5/2026), Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menunjukkan bahwa pelayanan publik bukan sekadar urusan administrasi di balik meja. Di sela kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Cibuaya itu, Bupati memilih turun langsung ke lapangan.
Didampingi Kepala Desa Jayamulya Carwadi Adi Saepudin, jajaran Muspika Kecamatan Cibuaya, serta petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, ia menyambangi rumah Andini, seorang ibu hamil risiko tinggi di Dusun Sungai Ula I RT 001 RW 001, Desa Jayamulya. Kunjungan itu bukan sekadar simbolik. Bupati ingin memastikan langsung kondisi warganya, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Andini menjadi salah satu warga yang masuk kategori ibu hamil risiko tinggi dan kini berada dalam pemantauan intensif tenaga kesehatan. Kehadiran Bupati Aep bersama rombongan menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah daerah tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif mendatangi warga yang membutuhkan. Tim Dinkes langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan rujukan bila diperlukan.
Bagi warga Jayamulya, kehadiran orang nomor satu di Karawang itu menjadi pesan kuat bahwa pemerintah benar-benar hadir hingga ke tingkat paling bawah. Kepala Desa Jayamulya Carwadi Adi Saepudin mengaku bersyukur bisa mendampingi langsung kunjungan Bupati ke rumah warganya. Menurutnya, perhatian Bupati Aep terhadap masyarakat, khususnya warga kecil, bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
“Saya sangat apresiasi kinerja Bapak Bupati H. Aep Syaepuloh. Perhatiannya ke masyarakat Kabupaten Karawang luar biasa, terutama ke masyarakat kecil,” ujar Carwadi. Kades yang akrab disapa Adi itu menilai kepedulian Bupati sangat terasa hingga lapisan paling bawah. Ia menyebut banyak program yang manfaatnya langsung dirasakan warga desa, mulai dari penanganan balita stunting, pendampingan ibu hamil risiko tinggi, hingga bantuan untuk warga terdampak musibah rumah roboh.
Menurut Carwadi, pola kepemimpinan seperti ini membuat warga merasa tidak sendirian menghadapi persoalan hidup sehari-hari. Kehadiran pemerintah yang cepat dan responsif memberi rasa aman bagi masyarakat, terutama warga kecil yang selama ini sering kesulitan mengakses layanan kesehatan maupun bantuan sosial. Bupati Aep menegaskan Gebyar PATEN bukan hanya soal dokumen kependudukan, tapi memastikan negara hadir di pintu rumah warga yang paling membutuhkan.
Editing : Aa Alfin
