Halim Topan No 3 Siap Maksimalkan Tanah Bengkok 11 Hektar untuk Warga Wadas
KARAWANG, Catatan Alfinkuy Media - Calon Kepala Desa Wadas nomor urut 3, H. Halim Topan, memaparkan visi misi yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus utamanya adalah meningkatkan pendapatan desa yang selama ini dinilai belum maksimal.
Berbekal pengalaman dan ide-ide terbaik, Halim Topan bertekad membawa Desa Wadas yang tadinya berstatus Desa Mandiri menjadi Desa Maju dan Sejahtera.
"Bagaimana caranya? Kita gali potensi yang sudah ada. Desa Wadas ini punya tanah bengkok kurang lebih 11 hektar. Ini aset besar yang akan kita manfaatkan sepenuhnya untuk masyarakat Wadas, terutama yang selama ini tidak tersentuh bantuan," tegas Halim Topan.
Di bawah kepemimpinannya, kelompok masyarakat yang selama ini kurang diperhatikan akan menjadi prioritas. DKM, marbot masjid, guru ngaji, jompo, dan anak yatim piatu akan mendapatkan perhatian dan bantuan tambahan penghasilan.
"Walaupun tidak setiap bulan, maksimal setahun sekali mereka pasti dapat. Ini bentuk keberpihakan kita," ujarnya.
Terkait isu ketenagakerjaan yang menjadi keluhan warga, Halim Topan menawarkan solusi pendekatan humanis, bukan arogan.
"Kita akan lobi-lobi, melakukan pendekatan baik-baik kepada perusahaan-perusahaan di sekitar Wadas. Kita tanya, apa kriteria tenaga kerja yang mereka butuhkan. Lalu kita siapkan warga kita. Kita tanamkan pemahaman bahwa perusahaan butuh lingkungan, dan lingkungan butuh perusahaan," jelasnya.
Pola saling membutuhkan ini, menurutnya, akan menciptakan hubungan yang aman, nyaman, dan tentram. Selain tenaga kerja, CSR perusahaan juga akan diperjuangkan untuk kembali ke lingkungan wilayah perusahaan di Desa Wadas.
Halim Topan juga menegaskan komitmennya untuk menghapus praktik politik dinasti yang dinilai telah menjamur di Desa Wadas, mulai dari perangkat desa hingga kepala dusun yang diduga masih sanak famili dan keluarga.
"Di bawah kepemimpinan Halim Topan, tidak ada politik dinasti. Semua bebas. Siapa saja warga Wadas yang punya keinginan menjadi staf desa atau perangkat desa, asalkan mampu dan punya niat tulus berbakti kepada masyarakat, silakan. Kita buka untuk semua," tegasnya.
Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, Halim Topan akan menerapkan sistem uji kelayakan yang bekerja sama dengan dekan-dekan dari universitas.
"Harapan saya, jika masyarakat memberi amanah kepada Halim Topan untuk memimpin Desa Wadas, kita akan bawa Desa Wadas menjadi desa maju dengan sistem yang profesional, pendapatan desa yang meningkat, dan kepemimpinan yang benar-benar berbakti untuk masyarakat Wadas agar lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.
Reporter : Dedi
Editing : Alfin
