News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Halim Topan di Karaba Indah: Ingin Ubah Sistem Pelayanan Desa, Cepat, Tepat, dan Gratis

Halim Topan di Karaba Indah: Ingin Ubah Sistem Pelayanan Desa, Cepat, Tepat, dan Gratis

KARAWANG, Catatan Alfinkuy Media - Calon Kepala Desa Wadas nomor urut 3, H. Halim Topan, bersosialisasi ke Dusun Karaba Indah, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang, Sabtu malam Minggu (7/11/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, H. Halim Topan menyampaikan visi misi dan motivasinya mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Wadas periode 2026-2034.

"Teori itu bisa dibaca di buku, tapi praktek itu susah, harus dijalankan. Semua teori pasti bagus, semua calon pasti tujuannya bagus, ingin membangun dan memajukan desanya," ujar tim pemenangan yang mendampingi H. Halim Topan.

Ia mengajak warga di setiap wilayah Desa Wadas, khususnya Karaba, untuk menghadirkan semua calon satu per satu, agar warga mengenal tujuan, program, dan arah perubahan yang ditawarkan ke depan.

Menjawab pertanyaan warga soal motivasinya mencalonkan diri, H. Halim Topan menegaskan motivasinya adalah pengabdian.

"Motivasinya tidak ada, ingin pengabdian, ingin mengabdi kepada masyarakat Desa Wadas yang lebih luas," katanya.

Sebelumnya, Halim Topan pernah menjabat sebagai anggota BPD. Namun, ia merasa gerakannya terbatas karena BPD hanya berfungsi sebagai badan pengawas.

Ia menilai pemerintahan Desa Wadas yang sudah berjalan bukan berarti jelek, semuanya juga baik. Namun sebagai manusia tidak ada yang sempurna, pasti ada kekurangan dan kelebihan.

"Kekurangannya ke depan akan diperbaiki. Kalau yang sudah bagus, akan kita pertahankan. Tujuan mencalonkan tidak lain ingin merubah sistem yang lebih baik," ujarnya.

Visi misi H. Halim Topan tidak banyak, hanya 3 program yang simpel, namun akan berkesinambungan dengan peraturan desa yang akan dibuat.

Selama ini banyak keluhan warga bahwa pelayanan desa lambat dan kadang harus bayar. Ke depan, pelayanan akan dibuat lebih baik: cepat, tepat, akurat, dan tidak dipungut biaya.

Ia mencontohkan banyak warga yang mengadu karena kesulitan membuat surat kematian, padahal surat itu dibutuhkan untuk mengurus pensiunan orang tua yang meninggal.

"Bukan satu dua orang yang mengadu. Itu yang menjadi motivasi ke depan untuk memperbaiki sistem pelayanan," katanya.

Pelayanan yang baik harus ditunjang SDM aparatur pemerintahan yang di atas rata-rata dari masyarakat yang dipimpinnya. Sebagai pelayan, aparatur harus lebih mampu dan lebih pintar.

Untuk itu, rekrutmen pegawai desa tidak boleh hanya asal tunjuk karena saudara, tetangga, atau kerabat. Harus melalui uji kompetensi dan uji kelayakan oleh akademisi dari pihak kampus.

"Jangan asal tunjuk karena anaknya, adiknya, atau pamannya. Tidak boleh seperti itu. Harus ada uji kelayakan, dites, agar desa dilayani oleh orang-orang yang pintar dan benar," tegasnya.

Halim Topan menegaskan pemilihan staf desa, RT, RW, hingga ketua lembaga harus dilakukan secara demokratis dan melalui uji kelayakan.

"Seorang presiden pun kalau menterinya tidak baik, pasti bermasalah. Di desa pun sama. Makanya saya tidak akan menjanjikan jabatan kepada kader, pendukung, atau tim," ujarnya.

Ia mempersilakan warga mendukung dengan tulus, namun jangan memiliki keinginan lain seperti ingin menjadi kadus, RW, staf desa, atau ketua lembaga.

"Karena saya ingin Desa Wadas lebih baik dan lebih maju. Semua harus melalui uji kelayakan," pungkas H. Halim Topan.

Editing : Alfin

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama