News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dari Serda Hingga ke AKBP, H. Darmayana Purna Tugas Pilih Jalan Zikir

Dari Serda Hingga ke AKBP, H. Darmayana Purna Tugas Pilih Jalan Zikir


Subang, Catatan Alfinkuy Media – AKBP Purn. H. Darmayana, akrab disapa H. Yana, menapaki jalan pengabdian berbeda usai purna tugas dari Polri. Mantan Kapolsek Medan Satria dan Kapolsek Bekasi Timur ini kini dikenal sebagai sosok spiritual yang menekuni zikir untuk ikhtiar pengobatan penyakit non-medis, termasuk stroke ringan. Kariernya di kepolisian dimulai dari pangkat Serda dua hingga pensiun dengan pangkat AKBP.

Menurut orang-orang terdekat, sejak masih aktif sebagai Kapolsek, rumah H. Yana tak pernah sepi dari warga yang datang bukan untuk melapor kasus, melainkan berobat dan meminta doa. “Banyak yang datang minta ikhtiar agar usaha maju, kelancaran jabatan, susah jodoh biar cepat nikah, hingga pimpinan yang butuh ketenangan batin. Semua melalui media zikir,” ungkap salah satu kerabat. Praktik ini dijalankan sebagai bentuk kepedulian sosial di luar tugas kedinasan.

Salah satu testimoni datang dari pasien stroke yang sudah tiga tahun terbaring. Melalui zikir dan terapi tusuk jari yang dijalani rutin, kondisi pasien berangsur membaik hingga kembali berjalan. H. Yana menegaskan metode yang digunakan bukan pengganti medis, melainkan ikhtiar ruhani. Ia selalu menganjurkan pasien tetap berobat ke dokter. “Saya tidak bisa apa-apa kecuali Allah meridhoi. Zikir hanya wasilah, kesembuhan tetap milik Allah,” ujarnya.

Di mata warga, H. Yana dikenal santun dan rendah hati. Siapa pun yang datang bertanya selalu disambut tanpa membedakan status. Tak ada tarif khusus. Niatnya murni menolong sesama. Karakter pengayom yang terbentuk selama puluhan tahun di Polri terbawa hingga masa pensiun. Rumahnya terbuka untuk warga yang ingin menenangkan diri secara batin.

Pengalaman memimpin dua polsek di wilayah padat penduduk membentuk kepekaan sosial H. Yana. Kini, pengabdian itu berlanjut lewat jalur spiritual. Ia berharap zikir yang diamalkan bisa menjadi jalan ketenangan bagi masyarakat yang sedang diuji sakit, ekonomi, maupun masalah keluarga. “Tugas polisi melayani. Setelah purna, saya ingin tetap bermanfaat,” kata H. Yana.

Sosok H. Darmayana menjadi cerminan jati diri bhayangkara sejati: mengayomi saat aktif, menebar manfaat saat purna. Dari seragam coklat ke sajadah, ia membuktikan pensiun bukan akhir pengabdian, melainkan babak baru untuk menolong sesama dengan cara berbeda.

Editor : Aa Alfin

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama