Marcab LMP se-Jabar Kumpul di Karawang, Siapkan Pelantikan Mada dan Pengawasan APBD
Karawang, Catatan Alfinkuy Media – Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat menggelar Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Nasional bersama seluruh Markas Cabang se-Jawa Barat, Selasa (5/5/2026). Kegiatan strategis ini dipusatkan di Rumah Makan Lebak Sari, Karawang, dan dihadiri perwakilan Marcab dari Bandung, Jakarta, Cirebon, Purwakarta, Bekasi, Subang, serta kabupaten/kota lainnya.
Suasana halal bihalal berlangsung hangat dan penuh semangat. Ajang silaturahmi pasca-Idulfitri ini menjadi ruang penguatan solidaritas antar kader LMP se-Jabar. Yel-yel kebangsaan menggema, menegaskan komitmen organisasi sebagai garda terdepan bela negara dan kontrol sosial. Kehadiran lengkap Marcab menunjukkan soliditas LMP di tingkat Jawa Barat semakin mengakar.
Rakor LMP Mada Jabar menjadi momentum strategis memperkuat konsolidasi organisasi jelang pelantikan pengurus Mada Jawa Barat yang diperkirakan digelar Juni 2026. H. Awandi Siroj Suwandi dalam arahannya menegaskan konsolidasi internal adalah fondasi utama keberlanjutan organisasi. “Rakor ini harus menghasilkan keputusan strategis yang mampu memperkuat struktur organisasi hingga tingkat Marcab. Jangan berhenti di tataran wacana,” tegasnya di hadapan peserta.
Ia menekankan pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kekompakan dan kesiapan kerja organisasi. Seluruh jajaran diminta mempersiapkan segala hal secara matang, mulai koordinasi lintas Marcab, kesiapan teknis acara, hingga dukungan logistik. “Pelantikan beberapa bulan ke depan harus jadi momentum. Seluruh Marcab wajib all-out,” tambahnya.
Dalam isu eksternal, H. Awandi Siroj mendorong LMP di setiap daerah menggali potensi sebagai kontrol sosial masyarakat. Ia menyoroti APBD dan Pokok Pikiran Dewan yang nilainya signifikan. “Contoh di Karawang, Pokir Dewan mencapai sekitar Rp250 miliar dari 52 anggota dewan. Ini uang rakyat dari pajak. LMP harus jadi yang pertama mengawal agar anggaran benar-benar terarah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia juga menyinggung banyaknya galian tambang di Jabar yang dihentikan KDM karena diduga izin belum lengkap, sehingga fungsi kontrol sosial LMP makin relevan.
Rakor ditutup dengan penegasan komitmen bersama. H. Awandi berharap Laskar Merah Putih semakin solid, kuat secara kelembagaan, dan maju baik di daerah maupun nasional. “LMP harus hadir sebagai mitra kritis pemerintah, penjaga uang rakyat, dan pelayan masyarakat. Dari Jawa Barat untuk Indonesia,” pungkasnya.
Reporter : Dedi
Editing : Aa Alfin
