Pelaku Pembunuhan Pelajar di Batujaya Diamankan, Polres Karawang Ungkap Motif Ekonomi
![]() |
| PT. Dunia Alfinkuy Media |
Karawang, Catatan Alfinkuy Media – Polres Karawang bersama Bupati H. Aep Syaepuloh berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang pelajar yang ditemukan tewas di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur ditangkap kurang dari 48 jam setelah kejadian.
Pengungkapan ini merupakan hasil kerja cepat gabungan Satreskrim, Satres PPA, dan Resmob Polres Karawang. Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyebut kecepatan pengungkapan tidak lepas dari koordinasi dengan pemerintah daerah dan dukungan informasi dari masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karawang yang hadir memberikan dukungan kepada Polres Karawang, serta rekan-rekan media yang turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya dalam konferensi pers.
Penyelidikan mengungkap korban dan pelaku saling mengenal karena bersekolah di tempat yang sama. Kronologi bermula saat korban menjemput pelaku, lalu keduanya menuju lokasi kejadian di Batujaya. Di lokasi itulah pelaku diduga melakukan pembunuhan menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal di tempat.
Motif sementara mengarah pada faktor ekonomi. Setelah menghabisi korban, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan menjualnya kepada pihak lain. “Motif sementara yang berhasil kami ungkap adalah faktor ekonomi, yakni pelaku ingin menguasai kendaraan milik korban,” jelas kepolisian. Barang bukti yang diamankan meliputi telepon genggam, pakaian, dan sepeda motor korban, sementara sejumlah saksi telah diperiksa untuk memperkuat berkas perkara.
Meski pelaku masih anak di bawah umur, proses hukum berjalan sesuai ketentuan peradilan anak. Pelaku dijerat Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman berat. Polres Karawang menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat.
Bupati Karawang H. Aep Saepulloh mengapresiasi gerak cepat aparat dan menegaskan kasus ini murni bermotif ekonomi, tidak terkait konflik kelompok maupun suporter sepak bola. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak,” kata Aep. Ia memastikan Pemkab akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan mengawal proses hukum berjalan transparan serta adil.
Editing : Aa Afin
